Applicant

Berikut ini adalah pengertian “Applicant” yang terdapat dalam Bank, Ekspor-Impor, Ketenagakerjaan, dsb. Artinya dijelaskan secara umum yang terkadang maksudnya tidak terlalu terikat dengan topik utama yang bersangkutan (kecuali istilahnya memang khas pada bidang/subjek bisnis tertentu).

 
Arti applicant (Pemohon) Dalam Bank
applicant (Pemohon); Adalah orang atau nasabah yang mengajukan sesuatu kepada bank, umumnya istilah ini dipakai dalam transaksi valuta asing seperti permintaan transfer valuta asing, permintaan Bank Garansi valas, Pembukaan L/C import, dan sebagainya. Untuk permintaan pembukaan L/C import sering juga dipakai kata “opener” sebagai pengganti importir. Istilah ini juga digunakan untuk transaksi dalam L/C Lokal atau Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) (9)
(Sumber: Praktik Perbankan)
Arti applicant Dalam Ekspor-Impor
applicant; yaitu pihak yang membuka kontrak L/C kepada bank penerbit. Dalam kontrak perdagangan applicant bertindak sebagai pembeli atau importir.
Arti applicant Pada Ketenagakerjaan
applicant; a person submitting an application on a Yukon government employment opportunity
 

Apa Itu Applicant?

Secara umum, “applicant” adalah seseorang yang mengajukan permohonan atau aplikasi untuk mendapatkan sesuatu, seperti pekerjaan, beasiswa, izin, atau layanan lainnya. Pada bisnis, istilah “applicant” biasanya mengacu pada individu yang mengajukan permohonan untuk menjadi anggota tim atau karyawan perusahaan dalam proses rekrutmen. Seorang applicant akan mengirimkan resume, surat lamaran, dan mungkin mengikuti wawancara untuk dievaluasi oleh perusahaan sebelum keputusan akhirnya diambil mengenai penerimaan atau penolakan. Pemahaman yang baik tentang calon karyawan atau mitra bisnis potensial adalah kunci untuk memastikan bahwa perusahaan dapat memilih individu yang paling sesuai untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Siapa Saja Applicant Itu?

  • Calon Karyawan: Orang yang mengajukan permohonan pekerjaan kepada perusahaan untuk posisi tertentu.
  • Pelamar Pendidikan: Individu yang mengajukan aplikasi untuk masuk ke sekolah, universitas, atau program pendidikan lainnya.
  • Peminjam: Orang yang mengajukan permohonan pinjaman uang dari bank atau lembaga keuangan.
  • Pemohon Beasiswa: Siswa atau individu yang mengajukan permohonan untuk mendapatkan beasiswa pendidikan.
  • Pemohon Asuransi: Orang yang mengajukan permohonan untuk mendapatkan polis asuransi, seperti asuransi jiwa atau asuransi kendaraan bermotor.
  • Pemohon Lisensi atau Izin: Individu yang mengajukan permohonan untuk mendapatkan lisensi atau izin tertentu, seperti lisensi mengemudi atau izin usaha.
  • Calon Mahasiswa: Siswa yang mendaftar untuk program pendidikan tinggi tertentu, seperti program sarjana atau pascasarjana.
  • Pengajuan Visa atau Paspor: Orang yang mengajukan permohonan untuk mendapatkan visa atau paspor dari otoritas imigrasi atau pemerintah.
  • Pemohon Pembiayaan Bisnis: Individu atau perusahaan yang mengajukan permohonan untuk mendapatkan dana atau pembiayaan bisnis.
  • Pengajuan Perijinan: Orang atau perusahaan yang mengajukan permohonan untuk mendapatkan izin dari pemerintah atau badan regulasi.
  • Pemohon Kartu Kredit: Individu yang mengajukan permohonan untuk mendapatkan kartu kredit dari bank atau penyedia kartu kredit.
  • Calon Pasangan: Seseorang yang mengajukan permohonan pernikahan kepada calon pasangannya dalam beberapa budaya atau hukum tertentu.

Applicant Dalam Beberapa Situasi Dan Bidang

“Applicant” dapat merujuk pada berbagai situasi dan bidang, di mana seseorang mengajukan permohonan atau aplikasi untuk mendapatkan sesuatu. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan istilah “applicant” dalam berbagai konteks:

Rekrutmen dan Pekerjaan:
Dalam konteks bisnis dan rekrutmen, “applicant” adalah individu yang mengajukan lamaran pekerjaan untuk posisi tertentu di perusahaan.
Contoh: Seorang applicant mengirimkan resume dan surat lamaran untuk posisi manajer pemasaran di sebuah perusahaan.

Pendidikan:
Dalam konteks pendidikan, “applicant” adalah seseorang yang mengajukan aplikasi untuk masuk ke sekolah, universitas, atau program pendidikan lainnya.
Contoh: Seorang applicant mendaftar untuk program sarjana di universitas terkemuka.

Pembiayaan dan Beasiswa:
Dalam hal pembiayaan pendidikan atau beasiswa, “applicant” adalah individu yang mengajukan permohonan untuk mendapatkan dana pendidikan.
Contoh: Seorang applicant mengajukan permohonan beasiswa untuk mendukung pendidikannya di luar negeri.

Izin dan Lisensi:
Dalam situasi yang melibatkan izin atau lisensi, “applicant” adalah orang yang mengajukan permohonan resmi untuk mendapatkan izin atau lisensi tertentu.
Contoh: Seorang applicant mengajukan permohonan untuk mendapatkan izin mengemudi.

Pengajuan Pinjaman:
Dalam konteks keuangan, “applicant” adalah individu atau bisnis yang mengajukan permohonan untuk mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan.
Contoh: Seorang applicant mengajukan pinjaman bisnis untuk mengembangkan usahanya.

Macam Tujuan Applicant Pada Bank

Applicant yang mengajukan permohonan ke bank memiliki berbagai tujuan yang berbeda tergantung pada kebutuhan mereka. Berikut adalah beberapa tujuan umum yang mungkin dimiliki oleh applicant saat mengajukan permohonan ke bank:

  1. Pinjaman Pribadi: Salah satu tujuan umum adalah untuk mengajukan pinjaman pribadi. Ini bisa untuk keperluan seperti pembelian rumah, mobil, perbaikan rumah, pendidikan, perjalanan, atau pengeluaran lainnya.
  2. Pembukaan Rekening Bank: Applicant mungkin ingin membuka rekening bank baru untuk menyimpan uang, melakukan transaksi keuangan sehari-hari, dan mengakses berbagai layanan perbankan.
  3. Pengajuan Kartu Kredit: Applicant bisa mengajukan kartu kredit untuk memfasilitasi pembayaran dan transaksi sehari-hari, membangun kredit, dan mendapatkan akses kepada berbagai manfaat kartu kredit.
  4. Investasi: Beberapa orang mungkin ingin membuka rekening investasi atau mengajukan permohonan untuk produk investasi tertentu, seperti rekening saham atau sertifikat deposito, untuk mengembangkan kekayaan mereka.
  5. Pembiayaan Bisnis: Bisnis yang memerlukan dana tambahan untuk pertumbuhan atau operasional mereka dapat mengajukan permohonan pinjaman bisnis dari bank.
  6. Pengelolaan Keuangan: Beberapa individu atau keluarga dapat mengajukan permohonan untuk konsultasi keuangan atau manajemen keuangan yang lebih baik dari bank.
  7. Pembayaran Utang: Applicant dapat mengajukan pinjaman konsolidasi atau produk keuangan lainnya untuk membantu membayar utang yang ada.
  8. Perlindungan Asuransi: Bank juga dapat membantu dalam mengajukan permohonan asuransi, seperti asuransi jiwa atau asuransi kendaraan bermotor.

Sebutan Lain Untuk Applicant

Ada beberapa sebutan lain yang sering digunakan untuk “applicant” dalam konteks berbeda. Berikut beberapa sebutan alternatif yang sering digunakan:

  • Candidate: Istilah ini sering digunakan dalam konteks rekrutmen dan proses seleksi pekerjaan. Seorang “candidate” adalah seseorang yang sedang dipertimbangkan untuk posisi tertentu dalam sebuah perusahaan.
  • Applicant/Requester: Dalam konteks permohonan izin atau permohonan layanan tertentu, “applicant” juga dapat disebut sebagai “requester.” Ini menggambarkan seseorang yang meminta atau mengajukan permohonan untuk mendapatkan sesuatu.
  • Borrower: Dalam konteks pinjaman keuangan, terutama ketika seseorang mengajukan pinjaman dari bank atau lembaga keuangan, mereka dapat disebut sebagai “borrower” karena mereka meminjam uang.
  • Student: Ketika seseorang mengajukan aplikasi untuk masuk ke institusi pendidikan, seperti sekolah atau universitas, istilah “student” digunakan untuk menggambarkan calon siswa yang sedang mendaftar.
  • Account Holder: Jika seseorang membuka rekening bank atau rekening lainnya, mereka akan diidentifikasi sebagai “account holder” karena mereka adalah pemilik rekening tersebut.
  • Credit Applicant: Dalam konteks perbankan dan pemberian kartu kredit, seseorang yang mengajukan permohonan untuk kartu kredit dapat disebut sebagai “credit applicant” karena mereka sedang mengajukan permohonan untuk kredit.
  • Loan Applicant: Saat mengajukan pinjaman, istilah “loan applicant” digunakan untuk mengidentifikasi individu yang mengajukan permohonan pinjaman.
  • Job Seeker: Dalam pencarian pekerjaan, seseorang yang mencari pekerjaan dapat disebut sebagai “job seeker.” Mereka adalah individu yang mencari peluang pekerjaan.
  • Enrollee: Dalam konteks asuransi kesehatan atau program kesehatan, seorang “enrollee” adalah seseorang yang mendaftar atau mengajukan permohonan untuk menjadi peserta dalam program tersebut.
  • Licensee: Ketika seseorang mengajukan permohonan untuk mendapatkan lisensi, seperti lisensi mengemudi, mereka dapat disebut sebagai “licensee” karena mereka adalah individu yang ingin mendapatkan lisensi tertentu.

Q&A Tentang Istilah “Applicant” Yang Sering Ditanyakan

  1. Apa yang dimaksud dengan “applicant”?
    • “Applicant” adalah seseorang yang mengajukan permohonan atau aplikasi untuk mendapatkan sesuatu, seperti pekerjaan, beasiswa, izin, atau layanan lainnya.
  2. Apa perbedaan antara “applicant” dan “candidate”?
    • “Applicant” adalah seseorang yang mengajukan permohonan untuk sesuatu, sedangkan “candidate” biasanya digunakan dalam konteks rekrutmen untuk menggambarkan seseorang yang dipertimbangkan untuk posisi tertentu.
  3. Apakah semua permohonan dari seorang applicant disetujui?
    • Tidak, tidak semua permohonan dari seorang applicant disetujui. Keputusan persetujuan bergantung pada kriteria dan proses evaluasi yang ditetapkan oleh pihak yang menerima aplikasi.
  4. Apa yang dijadikan pertimbangan saat menilai sebuah aplikasi dari seorang applicant?
    • Faktor-faktor yang sering dipertimbangkan meliputi kualifikasi, pengalaman, riwayat kredit, tujuan penggunaan dana, dan kepatuhan terhadap persyaratan yang ada.
  5. Apakah seorang student juga dianggap sebagai applicant?
    • Ya, seorang student dianggap sebagai applicant ketika mereka mengajukan aplikasi untuk masuk ke sekolah atau universitas.
  6. Apa yang harus dilakukan seorang applicant agar aplikasinya diterima?
    • Untuk meningkatkan peluang persetujuan, seorang applicant biasanya perlu memenuhi syarat dan persyaratan yang ditetapkan dalam aplikasi, serta menunjukkan kualifikasi yang sesuai.
  7. Bagaimana cara mengelola permohonan sebagai seorang applicant?
    • Sebagai applicant, penting untuk menyusun aplikasi dengan baik, memberikan informasi yang akurat, dan siap untuk menjalani proses evaluasi atau wawancara yang mungkin diperlukan.
  8. Apakah seorang applicant harus membayar biaya aplikasi?
    • Tergantung pada jenis aplikasi dan konteksnya. Beberapa aplikasi, seperti aplikasi kuliah atau pekerjaan, mungkin memerlukan biaya aplikasi, sementara yang lain mungkin tidak.
  9. Apa yang harus dilakukan jika permohonan sebagai seorang applicant ditolak?
    • Jika permohonan ditolak, seorang applicant dapat mencari umpan balik atau alasan penolakan untuk memahami mengapa permohonan tersebut tidak disetujui, dan kemudian memutuskan apakah akan mengajukan ulang atau mencari alternatif lain.
  10. Apakah ada perbedaan antara “applicant” dan “petitioner”?
    • Ya, ada perbedaan. “Applicant” adalah seseorang yang mengajukan permohonan untuk mendapatkan sesuatu, sedangkan “petitioner” adalah seseorang yang mengajukan petisi atau permohonan resmi, seringkali kepada pihak berwenang atau pengadilan, untuk tujuan tertentu.

Istilah Lainnya Yang Terkait Dengan Applicant

  • Requester: Dalam situasi permohonan izin atau permintaan layanan, “requester” adalah orang atau entitas yang meminta atau mengajukan permohonan.
  • Borrower: Dalam konteks pinjaman keuangan, “borrower” adalah seseorang yang mengajukan pinjaman atau meminjamkan uang dari pihak lain.
  • Enrollee: Dalam konteks program asuransi kesehatan atau keanggotaan, “enrollee” adalah orang yang mendaftar atau mengajukan permohonan untuk menjadi peserta dalam program tersebut.
  • Licensee: Dalam situasi yang melibatkan pemberian lisensi atau izin tertentu, “licensee” adalah individu atau entitas yang mengajukan permohonan untuk mendapatkan lisensi atau izin.
  • Claimant: Dalam klaim asuransi, “claimant” adalah orang atau pemegang polis yang mengajukan klaim untuk mendapatkan pembayaran atau manfaat dari perusahaan asuransi.
  • Registrant: Dalam konteks registrasi, “registrant” adalah individu atau entitas yang mendaftarkan diri atau sesuatu, seperti kendaraan, properti, atau domain.
  • Petitioner: “Petitioner” adalah seseorang yang mengajukan petisi atau permohonan resmi, seringkali kepada pihak berwenang atau pengadilan, untuk tujuan tertentu.
  • Scholarship Applicant: Ketika seseorang mengajukan aplikasi untuk beasiswa, mereka dapat disebut sebagai “scholarship applicant” karena mereka mencari pendanaan pendidikan.
  • Admission Seeker: Dalam konteks pendidikan tinggi, seseorang yang mengajukan permohonan untuk diterima di universitas atau institusi pendidikan tertentu dapat disebut sebagai “admission seeker.”
  • Permit Applicant: Dalam permohonan izin atau perizinan, “permit applicant” adalah orang yang mengajukan permohonan untuk mendapatkan izin tertentu.

Semoga informasi peristilahan kamus bisnis singkat ini cukup bermanfaat dan bermakna, serta menambah wawasan pengunjung website Glosarium.org dalam kosa kata yang ada pada Bank,Ekspor-Impor,Ketenagakerjaan, dsb. Dan, mohon maaf tidak ada penjelasan detail karena konsep website ini hanya sebagai bahan pengingat dan contekan semata.